This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 14 November 2013

Puisi 8

Kau Yang Terindah

Indah ku pandang dikau
Bagaikan pelangi di atas sana
Warna warninya nan elok
Serasa nyaman untuk dipandang

Kau chaya rembulan bintang
Pelita malam sepi nan sunyi
cahyamu terang benderang
Terangi sebagian bumi ini

Kau kan tetap terindah
Selalu terindah
Dikau kan tetap ku kenang
Hingga akhir masa

Senin, 02 September 2013

Puisi 7

Hidupmu Adalah Hidupku

Bagaimana caranya ku bisa melewati semua ini
Jalan hidup yang tak pernah tau kedepannya kaya gimana
Jalan hidup yang telah dirahasiakan tuhan
Aku tak tau jalan hidup yang ku tempuh

Sekarang ku mulai merasakan hidup
Hidup yang penuh dengan jerit dan air mata
Seakan hati ini ingin menangis
Menangis meratapi semua ini

Oh tuhan tak kuasanya aku
Melihat kedua orang tuaku
Kerja keras banting tulang
Demi mencukupi semua kebutuhanku

Tak henti-hentinya kat membiayaiku
Dari aku kecil hinggaku dewasa
Ingin rasanya ku membantu
Membantu kesulitan yang menimpa kedua orang tuaku

Tapi apalah dayaku
Yang belum bisa membantu mereka
Terima kasih ayah terima kasih ibu
Jasa-jasamu takan pernah ku lupakan

Puisi 6

Kau Tercipta Untukku

Lelah sudah ku mencari cinta
Cinta sejati yang tak kunjung ku temui
Kesana kemari bagaikan kelelawar
Yang terbang di malam hari

Di saat ku mengenal dirimu
Ada setitik harapan untukku
Tuk temui cinta sejati
Cinta sejati yang selama ini kucari

Aku yakin dan sangat yakin
Kaulah yang tercipta untukku
Kaulah cinta sejatiku
Yang hanya untuk aku

Puisi 5

Cintaku Telah Kembali

Disaat ini kuhanya mampu menyesali dan menyesali
Terus menyesali kisahku di masa lalu
Kisah yang seharusnya tidak terjadi
Apabila kubisa mempertahankan rasa ini

Rasa yang dulu ada
Tiba2 saja hilang entah kemana
Tapi di saat ini rasa itu
Mulai ada mulai memenuhi hatiku

Rasa sayangku mulai merasuki jiwaku
Begitu salahnya aku begitu bodohnya aku
Yang dulu tidak bisa mempertahankan cintaku
Yang tak bisa mempertahankan rasaku

Tapi kini kumulai bahagia
Merasakan indahnya mencintai dan dicintai
Dengan begitu tulus
Oh tuhan jangan kau hapus semua rasa ini

Puisi 4

Bahagiaku Bahagia Mereka

Hari demi hari, Bulan demi bulan, Tahun demi tahun
Tak terasa semua itu telah kulewati
Yang dulu aku kecil yang tak berdaya tak mampu apa-apa
Tapi kini ku bisa tumbuh dan dewasa

Ku bisa menikmati hidup menghirup udara segar
Berkat jasa-jasa yang telah kau berikan padaku
Jasa-jasa yang tak pernah bisa ku balas
Takan pernah bisa kubayar sampai kapanpun

Ku terdiam dalam renunganku
Membayangkan betapa durhakanya aku
Betapa sangat berdosanya aku
Yang tak bisa berbakti kepada mereka

Ayah, ibu maafkan aku akan segala khilapku
Yang selama ini tak mau mendengar nasehat-nasehat darimu
Yang tak pernah menghargai keringat yang telah engkau teteskan
Tenaga yang engkau keluarkan demi kelangsungan hidupku

Badan yang dulu tegak kini mulai membungkuk
Kulit yang dulu kencang kini mulai keriput
Tuhan berikanlah aku kemudahan
Supaya aku bisa membalas semua jasa-jasa mereka

Rabu, 14 Agustus 2013

Puisi 3

RINDU

Hati yang rindu semakin rindu
Rindu yang datang dari dalam hati
Menusuk di relung jiwa
Menebarkan rasa ingin bertemu

Satu detik tanpa dirimu
Serasa setahun bagiku
Bagaikan jiwa tanpa raga
Bagaikan bumi tanpa udara

Hari demi hari terus berganti
Tubuhku serasa mati
Bila kau tak ada di sisi
Menemaniku setiap hari

Puisi 2

Bidadari Surga
Karya : Amir Syarifudin

Gemerlap cahaya bintang
Menghiasi gelapnya angkasa
Memberi banyak cerita
Di malam yang sunyi ini

Kupandang langit itu
Terus menerus kupandang
Cahanya yang begitu indah
Memanjakan setiap mata yang melihatnya

Inginku sentuh bintang itu
Tapi terlalu jauh untuk ku raih
Bagaikan bidadari surga
Yang tak mungkin untuk bisa ku gapai